Pernyataan Francesco Bagnaia kepada Fabio Di Giannantonio di sela-sela wawancara pasca GP San Marino menimbulkan banyak pertanyaan.
Kala itu, Bagnaia yang sedang diwawancarai oleh stasiun TV DAZN tiba-tiba dihampiri oleh Di Giannantonio untuk membahas setup.
"Saya mengerti, tapi menurutku, kalau anda pakai setup yang cukup normal seperti milikku, percayalah, milikku itu benar-benar standar, menurutku," ujar Diggia. Bagnaia lalu menjawab, "Mereka tidak mengizinkanku melakukannya."
Hal tersebut menimbulkan pertanyaan karena seakan-akan Ducati menghalangi langkah Bagnaia. Sebelum #AustrianGP akhir pekan ini, sang juara dunia MotoGP dua kali ini mengonfirmasi ucapannya sekaligus mengkritisi stasiun TV asal Spanyol, DAZN yang mengunggah percakapan pribadi tersebut.
“Sering kali saya ditanya, ‘Apakah tim mendukung Anda?’ Dan saya selalu menjawab ya - tim melakukan upaya maksimal untuk membantu saya."
“Meski begitu, kejadian pada balapan terakhir di Misano, menurut saya, merupakan tindakan yang sama sekali tidak menghargai dari pihak DAZN.
Namun, begitulah kenyataannya. Video atau rekaman itu diambil di luar konteks. Kami sedang membicarakan sesuatu—bukan secara sepenuhnya rahasia, tetapi dalam percakapan pribadi karena kami sedang berbicara di sana.
Tapi hal itu jadi di luar konteks karena videonya tidak utuh.
Memang, kata-kata terakhir yang saya ucapkan kurang tepat, namun setiap orang pasti mengalami masa-masa sulit dan rasa frustrasi. Dan terkadang kita menyampaikan sesuatu dengan cara yang keliru," tegas Pecco dilansir Crash.
Lebih lanjut, Bagnaia memastikan hubungannya dengan Ducati baik-baik saja.
"Namun, saya selalu menegaskan bahwa Ducati sangat mendukung saya. Maksud saya sebenarnya adalah soal hal-hal yang sudah berkali-kali saya singkirkan—sesuatu yang kini tidak lagi diizinkan oleh Ducati karena saya sudah terlalu sering melakukannya. Dan saya tidak ingin terus melakukan hal semacam itu," jelasnya.
📸 Ducati
#GPRacingIndonesia #RespectAllRiders #MotoGP #francescobagnaia